You are currently viewing MELANGKAH DI NEGERI GINSENG: CERITA DI BALIK PELATIHAN SMART GOVERNANCE – Bagian 4

MELANGKAH DI NEGERI GINSENG: CERITA DI BALIK PELATIHAN SMART GOVERNANCE – Bagian 4

Bagi kami, yang berasal dari Indonesia, pengalaman ini terasa begitu unik—seolah menemukan potongan kecil dari dunia yang belum pernah kami jelajahi sebelumnya. Malam semakin larut, namun suasana di restoran tetap hidup. Beberapa pelanggan lain tampak berbincang dalam berbagai bahasa— bahasa Rusia, Kazakh, Uzbek, bahkan sesekali terdengar bahasa Inggris dan Korea. Keberagaman yang melebur dalam satu tempat, dalam satu meja makan, dalam satu pengalaman yang begitu berharga. Ketika akhirnya tiba waktu untuk berpamitan, ada rasa enggan meninggalkan kehangatan ini. Kami mengucapkan terima kasih kepada Dinara yang telah menjadi tuan rumah yang luar biasa, bukan hanya menyajikan makanan lezat, tetapi juga memperkenalkan kami pada bagian lain dari Seoul yang jarang dijelajahi. Saat melangkah keluar dari restoran, kami menoleh sekali lagi, mengabadikan kenangan ini dalam ingatan. Daejeon, yang dikenal sebagai kota teknologi dan inovasi, malam ini terasa lebih dari sekadar itu—lebih hangat, lebih akrab, lebih dekat dengan hati. Dan di antara semua pengalaman yang kami lalui selama perjalanan ini, malam di Chayhana akan menjadi salah satu yang paling berkesan. Selesai makan, aku melangkah keluar sebentar untuk menghirup udara malam Daejeon. Angin dingin menyapa lembut, menenangkan rasa lelah yang tadi terasa begitu berat. Dari kejauhan, lampu-lampu kampus memancarkan cahaya redup yang membuat suasana semakin syahdu. Aku menatap langit gelap di atas kepala, tersenyum kecil sambil berkata pada diri sendiri, Ini baru awal, perjalanan ini masih panjang.”

Leave a Reply