Salah satu hal yang membuatku terkesan adalah ketika ia berbicara tentang visi universitas untuk masa depan. “Kami percaya bahwa pendidikan tidak hanya tentang memberikan pengetahuan, tetapi juga tentang menciptakan pemimpin yang mampu membawa perubahan nyata,” katanya. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi internasional dalam membangun masyarakat yang lebih baik. Kata-katanya menginspirasi, seolah mengajak kami semua untuk menjadi bagian dari perubahan itu. Setelah sambutan selesai, kami diajak untuk berdiskusi lebih mendalam tentang program-program unggulan di Inha University. Salah satu fokus utama mereka adalah integrasi teknologi dalam pendidikan. Mereka telah menciptakan berbagai platform digital yang memungkinkan mahasiswa belajar dari mana saja, termasuk proyek-proyek penelitian yang menghubungkan mahasiswa dengan perusahaan besar di Korea Selatan. “Kami ingin menciptakan lingkungan belajar yang relevan dengan kebutuhan dunia nyata,” ujar salah satu staf pengajar yang hadir. Diskusi ini kemudian diikuti oleh sesi makan siang di ruang makan kampus yang elegan. Hidangan khas Korea disajikan dengan rapi di atas meja, mulai dari bulgogi yang harum hingga kimchi yang segar. Sambil menikmati makanan, suasana di meja terasa lebih santai. Wakil rektor dan beberapa staf kampus duduk bersama kami, berbincang tentang pengalaman mereka bekerja di dunia pendidikan dan tantangan yang dihadapi universitas dalam era digital ini.