You are currently viewing KEDAI KOPI YA CAFÉ KOPI

KEDAI KOPI YA CAFÉ KOPI

“Ibu mau pesan apa?” Dia bertanya sambil menunjukkan daftar  nama kopi.

Aku menatap daftar itu

“Nama kopinya aneh-aneh, kopi yang enak menurutmu yang mana?” Tanyaku.

“Kopi blended, aku suka yang ini” dia menunjuk nama kopi yang tertera di sana.

“Ehm … Aku pesan yang itu juga” dengan senyum-senyum aku kembali ke kursiku, dalam hati aku berkata ” aku tak tahu kopi apa itu.”

Tak lama kemudian masuk seseorang bersama kotak makanan di tangannya, tentu saja aku mengenalnya, dia langsung memesan minuman tetapi bukan kopi melainkan es cincau. “Hah …. ada jualan minuman itu juga kah? Bukankah ini khusus menjual kopi?” Aku bertanya dalam hati agar tidak dibilang kuno.

“Makan –makan mari kita makan” kami bertiga membuka kotak nasi masing-masing, kebetulan kami tadi membawa nasi juga.

Beberapa saat kemudian, kopi kami terhidang di meja, aku menatap kopi blended.

“Mengapa warnanya tidak hitam?” tanyaku  keheranan.

“Itu karena ada susunya bu, namanya kan kopi blended?” Dia terkekeh.

“Ooooh …” lagi-lagi aku ber oh ria, aku mencicipi kopi, “mantab, ternyata es kopi, enak juga panas-panas begini” batinku.

Leave a Reply