You are currently viewing Pembelajaran Digital Inovatif: Membuat Game dan Animasi dengan Scratch

Pembelajaran Digital Inovatif: Membuat Game dan Animasi dengan Scratch

Ditulis oleh: Dian Rizky Utami T., M.Pd (Guru Informatika SMP Mutiara Harapan Islamic School)

SMP Mutiara Harapan Islamic School Bangka dengan program andalan digital learning-nya selalu berupaya untuk memberikan pendidikan yang relevan dan inovatif bagi para siswa. Salah satu contoh nyata dari upaya tersebut adalah program pembelajaran informatika yang dirancang untuk mengajarkan keterampilan coding kepada siswa. Dalam program ini, para siswa diajarkan untuk membuat game sederhana menggunakan platform Scratch.

Scratch adalah sebuah platform pemrograman visual yang dikembangkan oleh MIT Media Lab, yang dirancang khusus untuk memperkenalkan konsep dasar pemrograman kepada anak-anak. Dengan antarmuka yang intuitif dan berbasis blok, Scratch memungkinkan siswa untuk membuat proyek kreatif seperti game, animasi, dan cerita interaktif tanpa harus menulis kode yang kompleks.

Pembelajaran dimulai dengan pengenalan dasar-dasar Scratch. Guru memperkenalkan antarmuka Scratch dan menjelaskan berbagai blok kode yang tersedia. Blok-blok ini mencakup perintah dasar seperti gerakan, suara, dan kontrol. Siswa kemudian diajak untuk membuat proyek sederhana seperti animasi dasar untuk memahami cara kerja setiap blok.

etelah siswa merasa nyaman dengan dasar-dasar Scratch, mereka diberikan tantangan untuk membuat game sederhana. Dalam proses ini, siswa belajar tentang logika pemrograman, pemecahan masalah, dan kreativitas. Mereka diajarkan bagaimana mengatur alur permainan, menambahkan karakter (sprite), serta mengimplementasikan skor dan aturan permainan.

Tahapan-tahapan yang dilakukan dalam pembelajaran ini:

  1. Pengenalan Scratch: Memahami antarmuka dan fungsi dasar Scratch.
  2. Animasi Sederhana: Membuat animasi dengan gerakan dan suara.
  3. Pengembangan Game Sederhana: Mendesain game dengan alur cerita, tujuan, dan aturan.
  4. Implementasi dan Uji Coba: Menguji game yang telah dibuat dan memperbaiki bug.
  5. Presentasi Proyek: Siswa mempresentasikan hasil karya mereka di depan kelas, memberikan kesempatan untuk menerima masukan dan apresiasi dari teman-teman dan guru.

Tinggalkan Balasan