
Konsep Ki Hajar Dewantara mengingatkan bahwa tujuan pendidikan adalah menuntun segala kodrat yang ada pada anak agar mereka dapat mencapai keselamatan kebahagiaan,dan kesejahteraan yang setinggi-tingginya sebagai manusia maupun sebagai anggota masyarakat. Pendidik berupaya untuk dapat “menuntun” tumbuh atau hidupnya kekuatan kodrat yang ada pada diri anak agar dapat memperbaiki lakunya berdasarkan hidup dan tumbuhnya kekuatan.Dalam proses menuntun tersebut,anak diberi kesempatan seluas-luasnya untuk mengembangkan potensi bakat dan minatnya,guru sebagai pamong memberi tuntunan dan arahan agar anak dapat berkembang sesuai kodrat,dan anak dapat menemukan kemerdekaannya dalam membangun karakter serta tumbuh secara sadar mulai dari dalam diri anak penguatan budi pekerti sebagai perpaduan gerak pikiran, perasaan dan kehendak perpaduan antara Cipta (Kognitif),Karsa (afektif),sehingga menciptakan karya ( Psikomotor ).