Saparudin menegaskan, aplikasi tersebut dibangun secara mandiri oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pangkalpinang sebagai bagian dari pengembangan program smart city di ibu kota Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tersebut.
“Aplikasi ini merupakan bagian dari smart city yang ingin kita bangun di Kota Pangkalpinang. Dengan adanya aplikasi ini, kita memberikan kemudahan akses informasi kepada masyarakat, terutama orang tua siswa dan anak-anak untuk mengecek kelulusan serta mengunduh surat keterangan lulus,” jelasnya.
Ia berharap, kehadiran aplikasi Stimulus dapat menjadi solusi pelayanan pendidikan berbasis digital yang semakin mempermudah masyarakat dalam mengakses berbagai kebutuhan administrasi pendidikan.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pangkalpinang Darwin mengungkapkan, aplikasi Stimulus menjadi inovasi baru yang sejauh ini belum banyak diterapkan di daerah lain.
“Alhamdulillah, sepanjang pengetahuan kami, Stimulus ini sementara baru ada di Kota Pangkalpinang. Karena sistemnya terintegrasi langsung dengan pengumuman kelulusan dan peserta didik bisa langsung mengunduh hasil kelulusannya,” ujar Darwin.
Ia menjelaskan, sistem tersebut dapat diakses menggunakan gawai atau telepon seluler sehingga memudahkan siswa dan orang tua mengakses hasil kelulusan kapan pun dan di mana pun.
“Semua sudah terintegrasi dengan tanda tangan elektronik kepala satuan pendidikan masing-masing. Jadi bisa diakses melalui handphone dan dapat dicetak di mana saja serta kapan saja,” katanya.