Keempat, rakor menekankan pentingnya akuntabilitas penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).
Erwandy mengingatkan seluruh kepala sekolah agar benar-benar merapikan administrasi dan laporan pertanggungjawaban (SPJ), mengingat dalam waktu dekat auditor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) akan melakukan pemeriksaan.
“Akuntabilitas penggunaan dana BOS harus benar-benar dicek dan direview. Jika ada temuan, itu menjadi tanggung jawab kita bersama, baik secara finansial maupun moral sebagai pemimpin,” ujarnya.
Poin kelima adalah penguatan mutu dan pemerataan pendidikan. Erwandy menegaskan tidak boleh lagi ada stigma sekolah favorit di Kota Pangkalpinang.
“Mindset sekolah favorit harus dihilangkan. Mutu pendidikan harus merata dan sama di semua sekolah,” katanya. (Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)
Artikel ini telah tayang di BangkaPos.com dengan judul Rakor Awal 2026, Pemkot Pangkalpinang Tekankan Revitalisasi Sekolah dan Akuntabilitas BOS, https://bangka.tribunnews.com/lokal/1674828/rakor-awal-2026-pemkot-pangkalpinang-tekankan-revitalisasi-sekolah-dan-akuntabilitas-bos?page=2.
Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: Asmadi Pandapotan Siregar