Pendampingan ini menargetkan peningkatan kompetensi pedagogis dan profesional guru dalam memanfaatkan platform dan sumber daya digital yang telah disediakan oleh Kemendikdasmen, seperti Platform Merdeka Mengajar (PMM) dan berbagai sumber belajar digital lainnya.
- Peningkatan Literasi Digital Guru: Membekali guru dengan keterampilan teknis dalam penggunaan Learning Management System (LMS) dan alat kolaborasi online.
- Integrasi Teknologi dalam Kurikulum: Membimbing guru untuk merancang ulang kegiatan pembelajaran menggunakan model-model blended learning dan flipped classroom yang sesuai dengan Kurikulum Merdeka.
- Pengembangan Konten Lokal: Mendorong guru untuk memproduksi dan memanfaatkan konten pembelajaran digital yang relevan dengan konteks daerah masing-masing.
Program Kemendikdasmen ini tidak berhenti pada sesi pelatihan formal. Model pendampingan yang digunakan menekankan pada dukungan pasca-pelatihan dan pembentukan Komunitas Belajar Profesional (KBP) di tingkat sekolah dan antar sekolah.
- Pelatihan Intensif: Penyampaian materi dasar dan praktik penggunaan teknologi.
- Mentoring Klinis: Pendampingan personal kepada guru dalam merancang Modul Ajar Digital dan melakukan uji coba di kelas.
- Refleksi Berbagi Praktik Baik: Forum reguler bagi guru untuk berbagi keberhasilan dan tantangan, menciptakan budaya belajar kolektif yang dipandu oleh fasilitator daerah.
Dengan dukungan penuh dari Kemendikdasmen dan partisipasi aktif dari Dinas Pendidikan setempat, program ini diharapkan menghasilkan dampak signifikan:
- Sekolah Lebih Adaptif: Terciptanya institusi pendidikan yang siap menghadapi disrupsi teknologi.
- Pembelajaran Lebih Personalisasi: Siswa menerima pengalaman belajar yang lebih sesuai dengan kebutuhan dan gaya belajar mereka.
- Peningkatan Kualitas Lulusan: Lulusan yang memiliki keterampilan digital mumpuni dan daya saing tinggi.
“Mari kita jadikan pendampingan ini sebagai momentum untuk melompat lebih tinggi. Kami berharap setiap guru yang mengikuti program ini dapat menjadi agent of change di sekolahnya masing-masing,” tutup Kepala Dinas Pendidikan seraya resmi membuka rangkaian kegiatan.