You are currently viewing MELANGKAH DI NEGERI GINSENG: CERITA DI BALIK PELATIHAN SMART GOVERNANCE – Bagian 10

MELANGKAH DI NEGERI GINSENG: CERITA DI BALIK PELATIHAN SMART GOVERNANCE – Bagian 10

Evaluasi Program: Refleksi dan Penutup Perjalanan Pukul empat tiga puluh sore, sesi terakhir dari seluruh rangkaian pelatihan dimulai. Aula besar yang sebelumnya penuh dengan diskusi hangat dan presentasi ide-ide besar kini dipenuhi oleh suasana yang berbeda—hening, namun penuh makna. Ini adalah momen di mana semua pengalaman, pembelajaran, dan refleksi dari beberapa hari terakhir akan dirangkum dalam Training Evaluation and Comments. Semua peserta, termasuk aku, tampak serius, tetapi juga menyimpan rasa haru. Rasanya seperti berada di ujung sebuah perjalanan panjang yang penuh dengan kenangan. Moderator acara membuka sesi dengan sebuah pertanyaan sederhana tetapi mendalam: “Bagaimana program ini memengaruhi cara pandang Anda terhadap teknologi dan pemerintahan?” Pertanyaan ini terasa seperti cermin, mengajak kami semua untuk melihat kembali pengalaman yang telah dilalui dan menemukan pelajaran tersembunyi di setiap langkahnya. Aku melihat beberapa rekan mulai mencatat di lembar evaluasi yang diberikan, wajah mereka mencerminkan fokus yang mendalam. Di pikiranku, berbagai momen dari program ini mulai bermunculan, dari sesi kuliah yang penuh inspirasi hingga kunjungan lapangan yang membuka wawasan baru. Peserta pertama yang memberikan komentar adalah seorang rekan dari Thailand. Dengan suara yang tenang tetapi penuh semangat, ia berbicara tentang bagaimana program ini memberinya perspektif baru tentang pentingnya kolaborasi internasional. “Saya belajar bahwa teknologi bukan hanya soal alat atau perangkat lunak,” katanya. “Ini tentang bagaimana kita menggunakan teknologi untuk memperkuat hubungan antar negara dan menciptakan dunia yang lebih baik.” Katakatanya membuat kami semua mengangguk setuju, seolah-olah ia telah menyuarakan apa yang ada di pikiran kami. Giliran berikutnya adalah seorang peserta dari Jepang. Ia menceritakan bagaimana kunjungan ke Korea Local Research Institute menginspirasinya untuk membawa ide-ide baru ke negaranya. “Korea Selatan menunjukkan bahwa inovasi tidak harus datang dari pusat kekuasaan,” ujarnya. “Daerah-daerah kecil pun memiliki potensi besar jika diberdayakan dengan teknologi yang tepat.” Ia menambahkan bahwa pelajaran ini memberinya keyakinan bahwa perubahan besar bisa dimulai dari langkah kecil, sebuah pelajaran yang terasa sangat relevan bagi semua orang di ruangan itu. Ketika tiba giliranku untuk berbicara, aku merasa sedikit gugup, tetapi juga bersemangat untuk berbagi. Aku menceritakan bagaimana program ini telah membuka mataku terhadap pentingnya integrasi antara teknologi dan masyarakat. “Bagi saya, program ini adalah lebih dari sekadar pelatihan,” kataku. “Ini adalah pengingat bahwa di balik setiap kebijakan, ada manusia.

Leave a Reply