Dorongan tersebut sejalan dengan peluncuran Gerakan Ayah Mengambil Rapor ke Sekolah (GEMAR) oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Gerakan ini resmi dicanangkan melalui Surat Edaran Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Nomor 14 Tahun 2025, yang mendorong para ayah hadir langsung ke sekolah saat pembagian rapor anak.
Selain itu, Erwandy juga berpesan kepada para siswa agar menjadikan rapor sebagai bahan evaluasi dan motivasi untuk terus memperbaiki diri.
“Rapor bukan hanya soal angka, tetapi merupakan cerminan dari proses belajar, sikap, dan usaha selama satu semester,” katanya.
Dindikbud Kota Pangkalpinang juga mengingatkan seluruh satuan pendidikan agar tidak menyelenggarakan kegiatan yang memberatkan orang tua.
Ia menegaskan tidak boleh ada pungutan dalam bentuk apa pun dan sekolah wajib menjaga suasana pembagian rapor tetap aman, nyaman, serta kondusif.
“Tidak boleh ada pungutan. Kami ingin pembagian rapor menjadi momen positif yang memperkuat sinergi antara sekolah, orang tua, dan peserta didik,” tegas Erwandy.
Ia berharap momentum pembagian rapor semester ini dapat menjadi awal yang baik untuk meningkatkan kolaborasi semua pihak dalam mendukung terwujudnya pendidikan yang berkualitas di Kota Pangkalpinang.
Artikel ini telah tayang di BangkaPos.com dengan judul Besok Pembagian Rapor Serentak di Pangkalpinang, Dindikbud Tekankan Gerakan Ayah Ambil Rapor, https://bangka.tribunnews.com/lokal/1672025/besok-pembagian-rapor-serentak-di-pangkalpinang-dindikbud-tekankan-gerakan-ayah-ambil-rapor.
Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: Ardhina Trisila Sakti
Bagus