“Kalau sekolah negeri bertambah dan kualitasnya meningkat, tentu sekolah swasta juga akan terpacu untuk berbenah. Kami berharap sekolah swasta dapat menyesuaikan diri dengan kemampuan ekonomi masyarakat, jangan sampai ada kesenjangan biaya yang terlalu tinggi,” ujarnya.
Dindikbud, kata Erwandy, juga membuka ruang partisipasi publik dalam proses perencanaan. Masyarakat dipersilakan memberikan masukan mengenai lokasi dan kebutuhan pendidikan di wilayah mereka.
“Mudah-mudahan dengan masukan dari masyarakat nanti, akan menjadi bahan pertimbangan kami sebelum finalisasi lokasi pembangunan,” katanya.
Pemerintah menargetkan pembangunan gedung SMP Negeri 11 dapat rampung pada tahun 2026, sementara SMP Negeri 12 akan dilanjutkan setelah tahap DED selesai.
Langkah Pemkot ini menjadi bagian dari program prioritas Wali Kota Prof. Saparudin dan Wakil Wali Kota Dessy Ayutrisna, yang berkomitmen memperkuat akses pendidikan berkualitas di Pangkalpinang, sejalan dengan visi menciptakan kota yang cerdas, berdaya saing, dan inklusif bagi generasi muda. (Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)
Artikel ini telah tayang di BangkaPos.com dengan judul Pemkot Pangkalpinang Siapkan Dua Sekolah Baru, Pembangunan SMPN 11 dan 12 Ditargetkan Mulai 2026, https://bangka.tribunnews.com/lokal/1666874/pemkot-pangkalpinang-siapkan-dua-sekolah-baru-pembangunan-smpn-11-dan-12-ditargetkan-mulai-2026.
Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: Asmadi Pandapotan Siregar