Berdasarkan esensi P5 di atas, bukan wah dan gaungnya yang dibesar-besarkan dan diheboh-hebohkan, bukan?
Jika wah dan hebohnya yang dibesar-besarkan suatu saat kita akan berada pada titik jenuh dan lelah.
Seyogyanya kita tidak memberi penilaian terbaik atau kurang baik atas sebuah produk P5. Gelar karya P5 hanya sebuah ajang, sebuah momen memberikan apresiasi atas hasil karya pelajar yang sudah dirancang, didiskusikan, dipresentasi bahkan di kampanyekan untuk memberitahukan bahwa ini produk yang mereka buat itu sebagai bentuk solusi terhadap masalah yang mereka temukan.
Saya sempatkan berkeliling ke beberapa lapak, di sana saya memberikan apresiasi hebat, kereennn bukan atas bagus tidaknya karya melainkan perjuangan yang mereka garap untuk menghasilkan solusi terhadap suatu permasalahan, bagaimana mereka membangun nilai-nilai karakter selama kurang lebih 120 jam dalam 3 minggu. Sungguh sebuah proses penumbuhan karakter yang patut diancungi jempol jika projek ini benar benar digarap sesuai dengan tema, dimensi, elemen dan sub elemen yang saling berkolerasi.
Akhirnya, semoga tidak berkembangnya opini bahwa perlu lebel penilaian terhadap produk atau karya dari P5.
Penilaian hanya dilaporkan melalui raport , dimana nilai berupa diskripsi di peroleh dari proses pengerjaan lembar kegiatan peserta didik (LKPD) yang dirancang dan berkaitan dengan dimensi yang dipilih oleh satuan pendidikan.