Sejumlah Sekolah Sudah Menerapkan Portal Rumah Belajar, Apa Saja Manfaat dan Bagaimana Caranya?

0 17

Portal Rumah Belajar yang diusung Pustekkom Kemendikbud RI, sudah diterapkan di sejumlah sekolah di Pangkalpinang. Portal pembelajaran digital ini diakses secara online, berisi bermacam-macam fitur di antaranya bank soal, buku sekolah elektronik, laboratorium digital, peta budaya, sumber belajar dan wahana jelajah angkasa.

Namun yang digunakan di sekolah-sekolah dibawah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pangkalpinang yakni sumber belajar.

Kasi Data dan Teknologi Informatika Komunikasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pangkalpinang, Decky Sunarto, mengatakan setelah dilaunching pada Mei lalu, selain SMP Negeri 9 ada beberapa sekolah yang kini juga menerapkan rumah belajar dalam kegiatan sekolah, seperti SMP Negeri 1, 2 dan 5.
Guru sekolah dan siswa membuat akun untuk dapat log in ke dalam portal tersebut. Kemudian guru-guru yang telah memiliki akun dapat membuat kumpulan soal-soal yang nantinya dapat dipelajari oleh siswa.

“Siswa juga bisa memilih mau belajar digital itu dengan guru mana, yang penting mereka sudah punya akun dan mendaftar. Rata-rata untuk guru sudah kami arahkan untuk membuat akun, cuma implementasinya belum sepenuhnya diterapkan di sekolah. Dari kementerian memang tidak mewajibkan, cuma disosialisasikan ini memang bermanfaat dan bagus untuk pembelajaran,” kata Decky ditemui bangkapos.com di ruang kerjanya, Jumat (19/7/2019).

Decky menuturkan laman ini dapat dipergunakan secara gratis tanpa dipungut biaya untuk mengakses fitur-fitur yang ingin dibuka. Hanya memerlukan perangkat komputer atau gawai yang memiliki kuota internet. Sedangkan untuk materi yang ada di dalam rumah belajar berkaitan dengan kurikulum pembelajaran di sekolah karena dibawahi oleh Kemendikbud.

“Sangat berkaitan. Bahkan ada soal-soal ujian nasional yang terdahulu di dalam ini. Ini juga untuk anak SD dan SMP. Bahkan TK juga sudah ada fiturnya. Semua tingkatan kelas bisa ikut daftar, cuma yang memang banyak mengakses anak kelas 5, 6 SD dan 9 SMP,” tambahnya.

Dia mengatakan manfaat pembelajaran dari laman rumah belajar yakni dapat mengetahui pembaharuan informasi lebih cepat diera digital saat ini. Belajar juga bisa dilakukan tidak hanya di ruang kelas, tetapi bisa dimana saja dan kapan saja asal memiliki perangkat dan konektivitas internet.
Sekolah pun diperbolehkan membentuk sebuah ruangan khusus untuk literasi digital ini. Semua tergantung kreativitas masing-masing sekolah untuk mengajak siswa lebih dekat dengan rumah belajar.

Sumber : Bangka Pos

Leave A Reply

Your email address will not be published.